Review Pemakaian Mobil Listrik Offroad iCar V23
Pasar mobil listrik nasional kembali memanas dengan hadirnya iCar V23. SUV listrik bergaya offroad ini langsung mencuri perhatian sejak debutnya di ajang Indonesia International Motor Show 2026.
Berbeda dari kebanyakan mobil listrik seperti Vinfast VF3 yang fokus pada efisiensi perkotaan, iCar V23 hadir dengan pendekatan unik: menggabungkan desain rugged khas offroader dengan teknologi EV modern. Lantas, bagaimana performanya di dunia nyata?
Desain Eksterior: Boxy, Retro, dan Penuh Karakter
Sekilas melihat iCar V23, kesan tangguh langsung terasa. Desain boxy berpadu dengan elemen retro seperti lampu bulat dan garis bodi tegas membuatnya tampil ikonik.
Proporsi bodinya terbilang compact, namun tetap memberi aura SUV sejati. Fender besar, roof rail, serta ground clearance tinggi menegaskan bahwa mobil ini bukan sekadar gaya—tetapi juga siap diajak bertualang.
Untuk pengguna urban, desain ini juga menjadi nilai jual tersendiri karena tampil beda dari SUV listrik lain yang cenderung futuristik minimalis.
Performa dan Spesifikasi: Tenaga Cukup, Efisiensi Tetap Terjaga
Di balik tampilannya yang gagah, iCar V23 dibekali motor listrik yang cukup responsif untuk penggunaan harian maupun perjalanan ringan ke alam terbuka.
Spesifikasi utama:
- Tenaga: ±134 hp
- Torsi: ±180 Nm
- Baterai: ±60 kWh
- Jarak tempuh: hingga 360 km
- Penggerak: RWD & opsi AWD
Untuk varian AWD, tenaga yang dihasilkan tentu lebih besar dan memberikan traksi lebih optimal di medan licin atau berbatu.
Dalam penggunaan nyata, akselerasi terasa halus khas mobil listrik, dengan karakter torsi instan yang memudahkan saat menanjak atau melewati jalur tidak rata.
Kemampuan Offroad: Lebih dari Sekadar Gimmick?
Salah satu daya tarik utama iCar V23 adalah klaim kemampuan offroad-nya. Berbeda dari EV kebanyakan, mobil ini memang dipersiapkan untuk jalur non-aspal.
Highlight offroad:
- Ground clearance tinggi
- Approach angle ±42°
- Departure angle ±41°
- Water wading hingga ±600 mm
- Mode berkendara khusus medan tertentu
Dalam pengujian ringan, iCar V23 mampu melibas jalan tanah, kerikil, hingga jalur berlumpur ringan dengan cukup percaya diri.
Namun perlu digarisbawahi, mobil ini lebih cocok untuk light hingga medium offroad, bukan ekstrem seperti kendaraan 4×4 hardcore. Dengan kata lain, ini adalah SUV lifestyle petualang, bukan alat ekspedisi berat.
Interior dan Teknologi: Modern, Minimalis, dan Canggih
Masuk ke dalam kabin, nuansanya berubah drastis—dari rugged menjadi futuristik.
Layar infotainment besar mendominasi dashboard, dipadukan dengan sistem digital yang responsif. Kehadiran chipset modern membuat navigasi menu terasa mulus tanpa lag.
Fitur unggulan meliputi:
- Head unit hingga 15 inci
- Kamera 360 derajat
- ADAS (fitur keselamatan aktif)
- Konektivitas smartphone
Ergonomi kabin cukup nyaman untuk penggunaan harian, meski ruang bagasi tidak terlalu besar untuk perlengkapan outdoor skala besar.
Konsumsi Energi dan Pengisian Daya
Dengan kapasitas baterai sekitar 60 kWh, iCar V23 mampu menempuh jarak hingga 360 km dalam sekali pengisian (berdasarkan standar pengujian).
Untuk pengisian:
- Fast charging: ±30–40 menit (20–80%)
- AC charging: beberapa jam (tergantung daya listrik rumah)
Efisiensi ini cukup kompetitif di kelasnya, terutama untuk SUV dengan karakter semi-offroad.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
- Desain unik dan ikonik
- Kemampuan offroad di atas rata-rata EV
- Teknologi interior modern
- Cocok untuk gaya hidup aktif
Kekurangan:
- Jaringan servis masih berkembang di Indonesia
- Tidak untuk offroad ekstrem
- Kapasitas bagasi terbatas
Verdict: SUV Listrik Lifestyle yang Punya Karakter Kuat
iCar V23 bukan sekadar mobil listrik biasa. Ia hadir sebagai jawaban bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan gaya dan jiwa petualang.
Untuk penggunaan harian di kota plus eksplorasi ringan ke alam, mobil ini menawarkan paket yang menarik. Namun bagi pecinta offroad ekstrem, opsi SUV konvensional masih lebih relevan.
Dengan positioning sebagai electric lifestyle SUV, iCar V23 punya peluang besar untuk menarik perhatian pasar Indonesia—terutama generasi muda yang ingin tampil beda.